Greetings, good people!
Salah
satu kebutuhan pas akad nikah adalah mahar, pemberian ikhlas sang pengantin
pria kepada pengantin wanita yang dicintainya. EAAA. So, setelah mikir panjang,
mahar yang saya inginkan adalah Logam Mulia (LM) atau emas batangan seberat 10
gr. Kenapa LM? Karena LM bisa jadi asset dan bisa dimanfaatkan ketika
dibutuhkan. Gitu aja sih alesannya. Hhe. Tapi, sebelum diputusin, saya tanya
dulu sama Bapak Negara, beliau sanggup ga?
“Berilah mereka mahar dengan
penuh ketulusan. Tetapi jika mereka rela memberikan sebagian dari mahar, maka
ambillah dengan cara yang halal dan baik” (QS an Nisa’ ayat 4)
Nah,
setelah Bapak Negara setuju untuk beliin LM 10 gr, maka saya pun mikirlah
bagaimana caranya untuk menghias mahar pas akad nanti. Browsing lagi deh. Ada macem-macem banget hiasan mahar, dari yang
paling simple sampai yang paling rumit. Range
harga juga beda-beda. Dimulai dari Rp. 100.000. Awalnya, saya kepikiran untuk
beli kotak yang dihias bunga-bunga terus LM dan cincin nikahnya ditempatin disono. Kira-kira begini
: